Bagaimana Nasib Coworking di Masa Depan?

By in Blog

Coworking space seakan menjadi trending topic akhir-akhir ini. Hal tersebut didukung dengan adanya fenomena di mana para generasi muda sudah mulai kreatif untuk menciptakan lapangan kerja mereka sendiri. Kesadaran akan terbatasnya lapangan pekerjaan membuat mereka  berpikir lebih strategis untuk membuka lapangan kerja baru, tak hanya untuk diri sendiri namun juga orang lain. Hal inilah yang melatarbelakangi munculnya entrepreneurentrepreneur muda di Indonesia.

Semakin banyaknya entrepreneur yang bergabung ke dunia bisnis Indonesia, juga berdampak pada meningkatnya pertumbuhan coworking space. Namun, sebenarnya, coworking space ini pada dasarnya tak hanya ditujukan untuk para entrepreneur, tapi juga freelancer dan siapa pun yang ingin bekerja dan berkolaborasi dengan orang lain. Coworking space amat diminati karena tempat ini menawarkan fasilitas dan suasana kerja yang mendukung.

Mengapa Coworking Space Amat Diminati?

Bagi seorang freelancer, ada kalanya mereka merasa jenuh bekerja sendirian di rumah. Belum lagi jika ketika mengalami jalan buntu untuk memikirkan ide. Ada juga dari mereka yang pergi ke cafe untuk mendapatkan suasana yang mendukung atau sekedar mencari inspirasi maupun menikmati fasilitas Wi-fi. Namun jika hal ini dilakukan terus-menerus akan menguras kantong, bukan? Di sinilah keberadaan coworking space dapat menjadi solusi yang tepat.

Coworking space. Meskipun masing-masing orang memiliki bisnis pekerjaan yang berbeda, namun mereka masih bisa untuk saling berinteraksi satu sama lain. Ini adalah hal yang menguntungkan bagi Anda yang ingin menjalin networking tak terbatas. Orang-orang yang berada di tempat ini berasal dari latar belakang dan profesi yang berbeda. Anda pun bisa memanfaatkan hal tersebut untuk menunjang bisnis yang sedang Anda geluti.

Berbeda jika Anda berada di kantor di mana para karyawannya dibagi berdasarkan masing-masing divisi dengan satu pimpinan yang mengatur semuanya. Di coworking space, semua orang memiliki level yang sama, sama-sama memulai bisnis dan tidak ada istilah karyawan maupun atasan. Hal inilah yang membuat proses interaksi semakin maksimal. Setiap orang bisa meminta saran dan kritik dari orang lain dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Dibanding dengan bekerja di rumah maupun cafe, bekerja di coworking space mampu membuat Anda lebih inspiratif dan produktif (baca juga:Bagaimana Coworking Space Bisa Meningkatkan Kreativitas Anda?)

Selain nuansa interaksi sosial yang lebih santai dan menguntungkan, coworking space juga menawarkan fasilitas penunjang kegiatan seperti Wi-fi. Anda pun tak perlu membayar dengan membeli makanan atau minuman setiap kali akan menikmati layanan ini. Anda cukup perlu membayar biaya sewa harian, bulanan, atau tahunan. Harga yang cukup terjangkau ini membuat coworking space semakin dilirik oleh para entrepreneur pemula.

Coworking Space di Indonesia

Coworking space pertama di dunia didirikan di Wina, Austria, pada tahun 2002. Namun, baru diperkenalkan di Indonesia tahun 2010 lalu. Coworking space pertama di Indonesia didirikan di Bandung dengan nama Hackerspace oleh Yohan Totting. Yohan mendirikan coworking space ini berkat inspirasi dari Hackerspace yang ada di Singapura. Kala itu, ketika ia berkunjung ke Hackerspace, ia berinisiatif untuk membangun tempat yang sama di Indonesia. Coworking space ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan tempat yang sesuai bagi para freelancer maupun entrepreneur yang mengalami masalah di mana melakukan kegiatan kerjanya karena biaya sewa tempat yang mahal maupun faktor fasilitas. Dari sinilah coworking space pertama di Indonesia lahir.

Kemunculan coworking space ini diikuti oleh kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, dan Bali. hal ini tentu saja didukung oleh semakin banyaknya kebutuhan akan coworking space seiring dengan tumbuhnya para entrepreneur muda atau freelancer yang bekerja secara mandiri. Hingga saat ini, di Indonesia sudah terdapat lebih dari 30 coworking space yang tersebar di kota-kota besar tersebut. Bekerja di coworking space dianggap lebih menyenangkan dan memberi banyak manfaat.

Bagiamana Nasib Coworking Space Ke Depannya?

Jika dibandingkan dengan negara seperti Amerika Serikat dan Kanada, jumlah “perusahaan” startup masih terbilang cukup sedikit sehingga perkembangan coworking space di Indonesia jumlahnya masih belum seberapa. Meskipun banyak muncul entrepreneur dan freelancer yang senantiasa mencari keberadaan coworking space ini, namun hal tersebut belum mampu membuat coworking space berkembng pesat di Indonesia. Hal ini bisa jadi disebabkan karena kurangnya sosialisasi mengenai coworking space pada para calon-calon pebisnis muda. Karena usia coworking space yang masih terbilang cukup muda di sini, tentu keberadaannya juga belum dikenal sepenuhnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Banyaknya coworking space yang bermunculan setelah Hackerspace di Bandung juga diiringi oleh tak sedikitnya dari mereka yang akhirnya menutup usahanya karena dianggap kurang bisa berjalan dengan baik.

Selain itu, pada dasarnya, coworking space bukan merupakan murni bisnis yang ditujukan untuk meraup keuntungan, namun ada juga tujuan lain seperti membangun komunitas misalnya. Hal ini diungkapkan oleh Erwin dari salah satu coworking space di Jakarta. Menurutnya, keberadaan coworking space masih belum bisa sepenuhnya diterima di sini karena untuk menggunakan fasilitas ini, orang harus membayar sewa. Bagi orang yang hanya memerlukan tempat kerja selama berjam-jam, mereka akan lebih memilih kafe. Tentu saja ini perlu adanya sosialisasi lebih mendalam, bahwa dengan harga yang mereka keluarkan, mereka juga akan mendapatkan manfaat sepadan yang tidak bisa didapatkan ketika mereka bekerja di kafe atau di rumah. Kesulitan ini juga didukung dengan fenomena di mana biaya sewa tempat akan naik jika telah mencapai masa akhirnya. Hal ini yang kemudian membuat pihak pengelola mau tidak mau harus menaikkan tarif sewa coworking space.

Hal ini bukan berarti keberadaan coworking space di Indonesia akan meredup. Belum tentu. Untuk itu ke depannya, pengelolaan coworking space yang baik amat diperlukan, mulai dari penyediaan fasilitas yang memadai hingga tarif yang bisa dijangkau oleh para pebisnis pemula. Meskipun ada coworking space yang disediakan secara gratis, namun sayangnya hal tersebut belum ada di setiap kota di Indonesia sehingga bagi mereka yang “belum beruntung” harus membayar biaya sewa. Untuk dapat terus memperbaiki kualitas coworking space, pihak pengelola juga sebaiknya tidak mengesampingkan masalah profit. Dari mana pihak pengelola mampu memperbaiki fasilitas coworking space jika profit yang diperolehnya kurang  sesuai?

Di Indonesia sendiri, tidak sedikit pemuda-pemudi yang telah menunjukkan antusiasmenya dalam bidang entrepreneurship. Keberadaan coworking space ini diharapkan mampu menjadi wadah atau komunitas bagi generasi muda untuk saling membangun satu sama lain. Di coworking space, hampir tidak ada fenomena saling menikung di antara teman atau karyawan karena memang semaunya di sini fokus pada bidang yang berbeda-beda dan mereka ingin agar semua bisa saling membantu.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

wordpress theme by jazzsurf.com